› inspace

Upload dan deploy project ke server inspace dalam satu perintah. Server otomatis build, pasang domain + SSL, lalu kasih URL-nya di terminal kamu.

1 · Install

macOS / Linux

curl -fsSL https://cli.inspace.id/install.sh | sh

Windows (PowerShell)

irm https://cli.inspace.id/install.ps1 | iex

2 · Login

inspace login   # paste token dari admin (diawali isp_)

3 · Push & deploy

cd folder-project
inspace push -m "deploy ke namaapp.inspace.id, pakai node"

Pertama kali push, kamu ditanya nama app (default: nama folder). Nama disimpan di file .inspace, jadi push berikutnya cukup inspace push.

Isi -m dengan instruksi deploy: domain, database, cara jalanin, dan sebagainya. Progres deploy tampil langsung; tekan Ctrl-C untuk berhenti memantau (deploy tetap jalan) dan lanjutkan dengan inspace logs.

Perintah

inspace pushUpload + auto-deploy. Opsi: -m instruksi, -a nama app, --no-deploy, --no-wait, --no-env, --dry-run
inspace do "…"Suruh Claude kerjakan sesuatu di app yang sudah ter-deploy, tanpa upload ulang: seed data, ganti env, restart, cek error
inspace logsPantau deploy / pekerjaan terakhir
inspace lsDaftar app yang sudah di-push
inspace historyRiwayat upload + status deploy
inspace whoamiCek akun
inspace updateUpdate CLI ke versi terbaru

Yang ikut di-upload

  1. Kalau project pakai git, .gitignore diikuti (file yang belum di-commit tetap ikut).
  2. node_modules, .git, target, .next, venv selalu di-skip.
  3. File .env ikut supaya server bisa jalanin app. Pakai --no-env kalau tidak mau.
  4. Mau skip yang lain? Tulis polanya di .inspaceignore.
  5. Cek dulu daftarnya dengan inspace push --dry-run.